Mengenal Kifosis Lebih Jauh

By | Juli 16, 2021
Mengenal Kifosis Lebih Jauh

Kifosis (kyphosis) yaitu kelainan bentuk tulang belakang sehingga tulang belakang akan terlihat membengkok dan tidak normal. Tulang belakang yang melengkung antara 25 hingga 45 derajat maka dianggap telah menderita kifosis. Orang yang mengalami kifosis akan terlihat membungkuk.

Biasanya masalah kifosis tidak memerlukan penanganan. Penanganan pada kasus parah yang menyebabkan seseorang mengalami nyeri dan juga mengalami masalah pernafasan maka perlu bantuan dengan prosedur pembedahan.

Gejala kifosis berbeda tiap orang namun tanda yang bisa diamati adalah perbedaan tinggi bahu kanan dan kiri, perbedaan posisi tulang belikat, kepala terlihat condong kedepan, otot paha belakang mengencang, dan mengalami nyeri pada bagian punggung serta mengalami kaku.

Mengenal Kifosis Lebih Jauh

Faktor resikonya

Kifosis dapat menyerang siapapun terutama yang mempunyai faktor resiko berikut seperti yang berikut ini.

 

Usia

Usia menjadi faktor resiko utama punggung melengkung karena tulang belakang sudah kurang kuat menopang berat tubuh. Usia yang renta juga rentan terkena osteoporosis yang menjadi salah satu sebab masalah kifosis.

 

Tulang rapuh

Tulang rapuh atau osteogenesis imperfecta adalah kelainan tulang yang mengalami kerapuhan dan mudah patah ketika menerima tekanan.

 

Bawaan lahir

Kelainan tulang belakang sejak lahir dinamakan dengan spina bifida karena perumbuhan tulang belakang sejak dalam kandungan kurang sempurna.

 

Kondisi medis lain

Kondisi medis lain yang berkaitan dengan beberapa penyakit tertentu juga dapat menyebabkan kifosis. Masalah medis tersebut diantaranya adalah sindrom marfan dan juga sindrom ehlers-danlos.

 

Diagnosis kifosis

Langkah diagnosis kifosis adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik, tinggi badan dan kemudian dokter nantinya akan meminta pasien untuk membungkung guna memperhatikan bentuk lengkungan tulang belakang dari sisi kanan atau kiri.

Pasien akan dibaringkan untuk melihat kondisi tulang belakang apakah masih bengkok atau lurus ketika dibaringkan. Jika seandainya tulang belakang pasien lurus ketika dibaringkan maka dugaan dokter ada pada postural kyphosis dan jika pasien tetap membungkuk bahkan ketika berbaring maka yang dialami adalah scheurmann’s atau congenital kyphosis. Pemeriksaan saraf juga guna melihat seberapa baik tulang belakang pasien.